Cristiano Ronaldo Bukan Pemain Nomor Satu di Portugal, Klaim Luis Figo

Demikian yang menjadi klaim Luis Figo. Mantan pemain Real Madrid dan Barcelona tersebut menilai CR7 memang sosok luar biasa, baik di level internasional maupun di level klub. Namun sebagus apa pun performa Ronaldo, menurut Figo, pria peraih tiga Ballon dOr ini tetap tidak bisa menyamai level Eusebio, legenda Portugal era 1960-an.
Tidak dipungkiri lagi, Cristiano Ronaldo adalah salah satu legenda sepakbola terbesar yang dimiliki Portugal. Bukan cuma tengah menuju gelar Ballon dOr keempat. CR7 juga sudah mendapatkan tiga gelar Liga Champions, gelar paling prestisius. Satu didapatkannya di Manchester United, dan dua lainnya bersama Real Madrid. Terakhir, Ronaldo juga mempersembakan gelar internasional pertama bagi Portugal, Euro 2016 musim panas lalu.
Luis Figo tidak menampik performa luar biasa Cristiano Ronaldo. Baginya, CR7 adalah bukti hebatnya akademi Sporting Lisbon, karena akademi tersebut, selalu menjadi tempat berkembang biak yang fantastis untuk bakat-bakat muda. Akademi Sporting sejajar dengan Ajax, cuma dengan dengan filosofi sepakbola yang berbeda. Sporting menghasilkan banyak pemain hebat. Ketika saya ada di sana, yang paling hebat adalah Paulo Futre. Lalu (berikutnya) ada saya, Simao [Sabrosa], Cristiano [Ronaldo], Nani.

Tentang Cristiano Ronaldo, Figo menyebut, Saya mengagumi dia dan saya puas menyaksikan prestasinya. Cristiano akan terus lebih baik, dan lebih baik lagi setiap tahun. Ia membuat sejarah sepakbola.
Meskipun demikian, menurut Luis Figo, generasi belakangan tetaplah tidak bisa dibandingkan dengan generasi terdahulu. Walaupun Cristiano Ronaldo luar biasa, Figo menegaskan legenda sepakbola terbaik yang pernah lahir di Portugal adalah Eusebio.
Saya tidak pernah melihat dia (Eusebio) bermain secara langsung. Tapi atas semua ketenaran, cinta yang ditunjukkannya, persahabatan dan nasihatnya, saya akan menaruh Eusebio di urutan pertama. Semua orang akan berkata, saya memilihnya jadi orang nomor satu karena alasan ini dan itu, tetapi bagi saya, ini hanya masalah rasa hormat. Setiap orang membuat sejarah dalam era masing-masing.

lafontepizze.com Situs Agen SBOBET Terpercaya, Casino Online