Benitez Siapkan Revolusi di Inter

– Manajer baru Inter Milan, Rafael Benitez menegaskan visinya untuk Nerazzurri di mana ia menatap revolusi dalam cara tim bermain. “Saya ingin memahami apakan tim ini masih memiliki hasrat untuk belajar. Kami masih belum lengkap, namun para pemain yang ada telah menunjukkan kalau mereka memiliki mentalitas, sikap dan kecenderungan yang tepat untuk melakukan apa yang saya minta,” ujar Benitez . “Saya ingin mencoba untuk bermain lebih baik, dengan tim bermain lebih ke depan di atas lapangan serta penguasaan bola yang lebih besar. Tim ini juga meminta saya melakukannya. Ini tak akan menjadi tugas yang mudah.” “Saya telah mempelajari Inter dan saya melihat bahwa mereka menang lebih banyak dengan serangan balik tajam. Mereka tak banyak menguasai bola, namun bermain cepat ke depan ketika mereka mendapatkan bola. Saya suka mengajarkan sepak bola, berbicara banyak dan membuat para pemain mengerti apa yang harus mereka lakukan.” Ketika ditanyakan tentang perbandingan dengan pelatih Inter sebelumnya, Jose Mourinho , pelatih asal Spanyol itu hanya menjawab: “Saya tahu akan hal itu, namun saya yakin kalau kami bisa melakukan sesuatu dengan lebih baik, seperti yang sudah saya katakan, dalam level permainan.” “Apa yang betul-betul ingin saya lakukan adalah membangun sesuatu yang kokoh dan memberikan pondasi yang solid untuk masa depan. Di sini saya melihat hal-hal yang saya suka: Presiden ingin membangun sesuatu yang bertahan lama, dan dalam hal ini saya rasa saya bisa bertahan cukup lama, seperti di Liverpool.” Benitez juga memberikan pendapatnya mengenai kesamaan melatih di Inter dan Liverpool. “Mereka adalah dua kenyataan yang sama, juga dalam hal fans. Mereka terbiasa berjuang keras melawan siapa pun dan ini berujung pada penguatan mental tim, membuat mereka lebih kuat. Di Liverpool, saya tak pernah menahan diri. Saya juga pergi berperang dengan fans saya dan jika diperlukan saya akan melakukannya juga di Inter.” Mengenai masa depan dua bintangnya, Maicon dan Mario Balotelli , Benitez menyebut: “Saya tegaskan kalau saya bukan orang yang mengendalikan bursa transfer. Lagi pula, satu pemain tak bisa membentuk tim dan Inter memiliki banyak pemain kuat.” (foti/row)

Sumber: Bola.net