Lakukan Ini Saat Indikator Bensin Rusak di Tengah Jalan

Jakarta, Otomania – Salah satu informasi penting terkait kondisi mobil, yang perlu diketahui pengemudi adalah, indikator bahan bakar minyak (BBM/bensin). Tidak boleh tidak, informasi yang disampaikan harus valid dan sesuai kondisi tangki. Pasalnya, itu bakal jadi acuan kapan mobil harus diisi bensin atau tidak. Saat ini memang kebanyakan mobil sudah digital, namun tidak sedikit yang masih mengadopsi sistem jarum. Lantas, apa jadinya saat indikator bahan bakar tidak berfungsi baik? Iwan Abdurahman, General Repair Service Manager Toyota Astra Motor (TAM) coba berbagi saran, mengenai langkah spontan yang perlu dilakukan. Tentu untuk mengantisipasi agar tidak mendadak kehabisan BBM di tengah jalan. “Tipsnya jika jarum indikator BBM tidak berfungsi di tengah jalan, segera lakukan pengisian bensin dengan penuh. Dari situ baru buat perkiraan dengan pengisian penuh, bisa mencapai berapa kilometer,” ujar Iwan kepada Otomania , Kamis (17/11/2016). Iwan melanjutkan, kalau pemilik kendaraaan roda empat seharusnya sudah mengenal karakter mobilnya. Terutama terkait dengan konsumsi bahan bakarnya. “Pemilik harusnya paham mobilnya, biasanya untuk 1 liter bisa digunakan untuk berapa kilometer. Namun, ketika ada kesempatan, segera lakukan perbaikan pada indikator yang rusak,” ucap Iwan. Terkait perbaikan dan biayanya, kata Iwan, memang disesuaikan dengan faktor apa yang menjadi penyebabnya. Bisa karena indikator di meter kombinasi mati, kabel dari pelampung bensin putus, pelampungnya mati, atau ada soket yang terlepas.

Sumber: Otomania.com