Sama-sama Selangit, Gaji PSK Hotel Jauh di Bawah Deudeuh

Rimanews – Sadar atau tidak kasus tewasnya Deudeuh Alfisahrin alias Tata_Chubby seakan membuka mata begitu menggeliatnya bisnis pemuas hasrat birahi ditengah kota Jakarta. Bukan rahasia umum bila penjajak seks punya tujuan utama yaitu mengumpulkan pundi-pundi rupiah dari melayani pria hidung belang. Penghasilannya pun di atas rata-rata gaji pegawai di Jakarta. Janda cantik Deudeuh yang pada akhirnya tewas ditangan pelanggannya punya penghasilan yang cukup membuat tercengang. Kisaran Rp49 juta per bulan dapat dikantongi Deudeuh dengan hanya mengakses ‘Hape’ melayani promosi yang ia akses via media sosial Twitter. Baca Juga Revolusi Diam-Diam dari Petamburan Pria Babak Belur Bayar PSK Pakai Telur Rebus Beredar Foto Bill Clinton Bersama Seorang PSK Berdasarkan tarif Rp350 ribu yang dicantumkan, kabarnya janda beranak satu ini dapat melayani pelanggan lima sampai tujuh orang. Artinya, Deudeuh dapat mengantongi Rp2,45 juta dalam satu hari. Jika diasumsikan dalam kurun waktu 20 hari kerja dalam satu bulan, lantaran terpotong jatah datang bulan, pemilik nama akrab Mpie ini dapat mengumpulkan hingga Rp49 juta. Meskipun jumlah itu masih kotor. Belum dipotong biaya kos Rp2,5 juta, perawatan tubuh, alat kontrasepsi, dan lain-lain. Itu baru penghasilan dari pekerjaannya utaman Deudeuh. Belum lagi bila Tata memiliki pekerjaan sampingan. Rekan Deudeuh, sesama penjaja seks online di bilangan Tebet atau dikenal dengan ‘Vagina Street’, mengakui penghasilan Deudeuh mencapai kisaran Rp50 juta per bulan. Keuntungan besar Deudeuh disinyalir lantaran dia telah berhasil menekan biaya transportasi dan make up. Berbeda dengan Dwi Pekerja seks di salah satu Hotel di bilangan Jakarta Barat mengaku mesti ekstra menjaga kecantikan guna menjaga daya tarik. Sebab, penampilan menjadi faktor utama dirinya dipilih tamu yang datang di hotel yang terbilang mewah itu. Kepada Rimanews , Dwi menuturkan dapat mengumpulkan rupiah dari melayani nafsu pria mencapai Rp10 juta per bulan. Dikatakannya, itu pun jika tamu sedang sepi. ”Kalau lagi ramai ya sampai belasan (juta) deh,” ucapnya Rabu (22/4/2015) kemarin. Dwi mengatakan, hasil itu sejatinya didukung dengan pemberian tip tamu. Sebab, janda beranak satu ini menuturkan, karena bekerja di bawah bendera manajemen alias ikut bos dirinya hanya mendapatkan Rp80 ribu setiap kali melayani satu tamu. Padahal, untuk membonceng Dwi ke dalam kamar, tamu dikenakan tarif sebesar Rp350 ribu. ”Setiap hari aku bisa dapet tujuh, sepuluh tamu. Pernah aku dikasih tip sampai Rp1,5 juta,” terang wanita asal Tegal, Jawa Tengah itu, saat berbicang dengan Rimanews . Dengan jumlah uang tersebut diakui Dwi, sudah lebih dari cukup untuk menafkahi anaknya yang kini berumur tiga tahun. Dia pun merasa beruntung karena tidak perlu membayar kos layaknya Deudeuh. Dwi mengakui dirinya tinggal di mess kepunyaan bos bersama dengan teman satu profesinya. ”Sisa uang lebihnya ya buat jalan-jalan belanja bareng teman,” ucap perempuan berusia 22 tahun itu. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : deudeuh , PSK , dunia malam , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews