Jokowi: Tanggal 22 Kondisinya Lebih Adem, Sejuk dan Semuanya Saudara

Rimanews – Prediksi sejumlah kalangan soal kerusuhan yang akan terjadi saat pengumuman hasil penghitungan dan rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli, dimentahkan capres nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi). “Kondisi biasa-biasa saja, lebih adem, sejuk, semuanya saudara. Saya sudah sampaikan tidak ada pengerahan massa. Untuk para relawan semuanya di rumah, doa, syukurannya dari rumah semua,” jelasnya usai menunaikan sholat Jumat di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/7). Baca Juga Komisi XI: Ekonomi Mandiri Hindari Penguatan Mata Uang Asing Tolak Dolar, Jokowi Pilih Yuan untuk Nilai Tukar Rupiah Jokowi Kaget Lihat 445 Kilogram Sabu Larang Kampanye di Medsos, Tim Ahok: Bawaslu Lebay Presiden: Amnesti Pajak Tahap Satu Tersukses di Dunia Jokowi juga menegaskan, pihaknya tidak akan mengerahkan massa (pada 22 Juli) dan meyakini dengan kondisi masyarakat yang tenang akan berpengaruh pada elite politik. Selain itu, Jokowi mulai hari ini, Jumat (18/7) juga akan menanggalkan atribut kampanyenya. Mulai dari kemeja kotak-kotak, avatar di media sosial dan semua yang berkaitan dengan kampanye pemilihan umum presiden. “Mulai hari ini saya juga tidak memakai atribut-atribut yang nomor dua. Baik itu kotak-kotaknya, avatarnya, bajunya, semuanya. Kita kembalilah ke sebuah Indonesia Raya,” Jokowi mengungkapkan, tujuan pelepasan atribut kampanye untuk menciptakan suasana kembali seperti semula, sebelum adanya pilpres digelar. Setelah pencoblosan pada 9 Juli lalu, Gubernur DKI Jakarta nonaktif ini menanggalkan kemeja kotak-kotak dan kembali menggunakan kemeja putih. (nul) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Nasional , Indonesia , KPU , pilpres , kampanye , Calon Presiden , Relawan , Jokowi , sunda kelapa , 22 juli , Nasional , Indonesia , KPU , pilpres , kampanye , Calon Presiden , Relawan , Jokowi , sunda kelapa , 22 juli

Sumber: RimaNews